Jelaskan Sistem Pernapasan pada Protozoa
Jelaskan Sistem Pernapasan pada Protozoa

Jelaskan Sistem Pernapasan pada Protozoa

Diposting pada

Bhataramedia.com РJelaskan Sistem Pernapasan pada ProtozoaProtozoa merupakan hewan kecil yang bernafas dengan permukaan yang ada pada tubuhnya. Misalnya seperti Paramaecium dan amoeba.

Pastinya kita menjadi bingung. Bagaimana hewan sekecil itu mampu bernafas dengan permukaan yang ada pada tubuhnya. lalu bagaimana hewan tersebur seperti amoeba melakukan proses pernafasannya.

Jelaskan Sistem Pernapasan pada Protozoa

Jelaskan Sistem Pernapasan pada Protozoa
Jelaskan Sistem Pernapasan pada Protozoa

Hewan protozoa bernafas dengan menggunakan sistem difusi. Yaitu, proses keluar masuknya udara melalui membran sel yang ada pada seluruh permukaan tubuhnya. Bagaimana maksudnya? berikut penjelasan singkat cara sismtem pernafasan pada protozoa.

Seperti yang kita ketahui protozoa merupakan jenis mahkluk hidup yang memiliki sel tunggal atau biasa kita sebut uniseluler. Yang mana mahkluk hidup uniseluler ini terdiri atas semua mahkluk hidup eukarotik atau mahkluk hidup memberan sel yang bukan sebuah plantae (tanaman), animalia ataupun hewan, dan bukan juga sebuah fungi (jamur).

Protozoa sendiri adalah salah satu makhluk hidup yang memiliki membran sel ( makhluk hidup eukariota ). Untuk itu, karena protozoa adalah makhuk hidup yang bersel tunggal, maka protozoa tidak mempunyai organ yang membuatnya dapat bernafas.

Oleh karena itu, pada amoeba pernafasan terjadi secara langsung melalui pertukaran  udara yang tadi kita sebut dengan nama difusi.

Pada proses pernafasan tersebut. Oksigen dan karbondioksida saling berdifusi melalui membran sel yang ada pada tubuh protozoa. Saat mahkluk hidup dengan sel tunggal ini melakukan pernafasan konsentrasi oksigen dalam sel akan semakin berkurang.

Dan juga, sisa dari metabolisme tubuh akan membentuk karbondioksida dan semakin banyak tinggi konsentrasinya. Namun, ketika konsentrasi oksigen pada sel semakin menipis, namu oksigen yang terdapat pada air yang ada pada sekitar mereka jauh lebih banyak.

Pada saat itulah oksigen tersebut berdifusi ke dalam sel amoeba. Sementara, karbondioksida yang semakin banyak dalam sel, berdifusi ke luar sel dan menuju air.

Kesimpulan

Proses pernafasan seperti ini yang kita sebut berdifusi akan terjadi pada seluruh permukaan tubuh makhluk hidup protozoa. Selain itu, proses pernafasan seperti ini juga terjadi pada hewan berjenis uniseluler lainnya.