Mengelola Terumbu Karang untuk Keuntungan Masyarakat Pesisir

terumbu karang

Bhataramedia.com – Terumbu karang menyediakan berbagai manfaat, seperti makanan, peluang untuk pendapatan dan pendidikan. Namun, menurut studi baru yang dilakukan oleh ARC Centre of Excellence for Coral Reef Studies di James Cook University, tidak semua orang memiliki akses yang sama pada terumbu karang.

Para peneliti meneliti bagaimana orang-orang dari 28 masyarakat nelayan di Madagaskar, Kenya, Tanzania dan Seychelles mendapatkan manfaat dan keuntungan dari terumbu karang.

Selama bertahun-tahun, konservasi di negara-negara berkembang telah didasarkan pada asumsi bahwa perbaikan kondisi ekosistem, seperti meningkatkan biomassa ikan terumbu karang, akan bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.

Namun, Dr. Christina Hicks, seorang ilmuwan sosial, mengatakan bahwa pendekatan tersebut terlalu sederhana.

“Peningkatan persediaan cenderung menguntungkan kelompok elit, bukan masyarakat secara keseluruhan,” kata Dr. Hicks.

“Kita perlu melihat mekanisme akses sosial dan ekonomi yang akan memungkinkan kelompok orang yang lebih luas untuk mendapatkan keuntungan dari terumbu karang dan kemudian mengembangkan kebijakan berdasarkan informasi tersebut,” katanya.

Rekan penulis studi, Profesor Josh Cinner dari Coral CoE mengatakan bahwa fokus pada peningkatan persediaan tidaklah cukup.

“Kita perlu lebih memperhatikan bagaimana manfaat tersebut didistribusikan dan bagaimana hal itu diakses oleh orang yang berbeda di dalam masyarakat,” kata Profesor Cinner.

Para peneliti berpendapat bahwa para pembuat kebijakan perlu pendekatan yang lebih inklusif untuk mengelola terumbu karang, yang mencakup fokus pada peningkatan kesejahteraan.

“Kita cenderung untuk fokus pada pertumbuhan ekonomi karena mudah untuk diukur, tetapi hal ini harus sangat diperluas untuk mencakup cara orang dapat berbagi manfaat yang berasal dari terumbu karang,” kata Dr. Hicks, seperti dilansir ARC Centre of Excellence di Coral Reef Studies (03/12/2014).

You May Also Like