Metode Baru Hilangkan Fosfor dari Air Limbah

Steve Safferman
Steve Safferman
Steve Safferman (kanan), profesor Biosystems dan rekayasa pertanian, dan mahasiswanya, Hayley Betker, sedang bekerja untuk mengembangkan metode baru yang mampu menghilangkan fosfor dari air limbah. Limpasan fosfor ke danau dan sungai dapat mempengaruhi kesehatan air secara serius. (Credit: Photo by Kurt Stepnitz)

Bhataramedia.com – Steven Safferman, profesor di bidang Biosistem dan rekayasa pertanian, Michigan State University, merupakan bagian dari tim peneliti yang mengembangkan metode baru menghilangkan fosfor dari air limbah (masalah serius yang mempengaruhi danau dan sungai di seluruh Amerika Serikat). Seperti dilansir Michigan State University (14/8/2012), dia dan rekan-rekannya di MetaMateria Technologies, Columbus, Ohio, sedang merancang sebuah cara yang efektif untuk memulihkan fosfor, yang selanjutnya dapat digunakan kembali untuk produk pupuk.

Meskipun penggunaannya telah diatur di banyak negara bagian (termasuk Michigan) dalam produk seperti deterjen dan pupuk, namun fosfor merupakan bagian dari semua makanan dan tetap menjadi masalah penting karena selalu ada dalam kotoran manusia dan hewan.

Buangan dari manusia, limbah industri dan limpasan ke danau dan sungai dapat menyebabkan apa yang dikenal sebagai eutrofikasi (membuat air tidak cocok untuk tujuan rekreasi dan mengurangi populasi ikan) serta menyebabkan pertumbuhan ganggang beracun.

Hal yang sudah diketahui dan diuji selama 10 tahun terakhir oleh MetaMateria Technologies dan Safferman adalah bagaimana untuk menghasilkan media yang diperkaya dengan nanopartikel yang terdiri dari besi, sehingga lebih efisien untuk menghilangkan sejumlah besar fosfor dari air.

“Fosfor yang terlarut dalam air limbah, seperti gula dalam air, sulit untuk dihilangkan,” kata Safferman. “Kami menemukan bahwa nano-media yang terbuat dari limbah besi secara efisien dapat menyerap fosfor dan membuat fosfor menjadi solid, sehingga dapat dihilangkan dengan mudah dan efisien, bahkan dapat digunakan kembali untuk hal yang menguntungkan.”

Safferman menambahkan bahwa ada indikasi bahwa biaya yang keluarkan untuk metode pengambilan fosfor yang mereka kembangkan jauh lebih efektif dibandingkan menggunakan metode pengolahan batuan fosfat.

“Penelitian menunjukkan bahwa metode pemulihan fosfor ini secara signifikan lebih murah, dan pada saat yang sama, hal ini dapat membantu kita untuk memecahkan masalah lingkungan yang serius.”

Produk dari temuan ini seharusnya tersedia secara komersial dan dapat digunakan dalam jangka waktu dua tahun, kata J. Richard Schorr, CEO MetaMateria.

“Fosfor adalah bahan yang terbatas,” kata Schorr “Analisis menunjukkan bahwa pasokan fosfor dapat menjadi terbatas dalam 25 sampai 50 tahun ke depan. Temuan ini merupakan cara yang ekonomis untuk memanen dan mendaur ulang fosfor.”

You May Also Like